Translate

Home

Sunday, March 24, 2013

Wisdom #1


#Tidak penting apakah Anda berhasil atau gagal, yang penting Tuhan menyertai Anda

#Tuhan akan mempercayakan tanggung jawab yang besar setelah kita didapatiNya telah setia melakukan perkara-perkara kecil yang selama ini diberikan kepada kita

#Banyak orang hidupnya tidak dapat maju karena terus-menerus fokus dengan kehilangan yang telah dialaminya. Padahal Tuhan sedang ingin memberikan sesuatu yang lebih baik di depan.

#Jika kita tidak mau didewasakan dengan didikan, maka kita akan didewasakan dengan penderitaan

#Kita harus menghancurkan batu untuk mendapatkan berlian di dalamnya. Sama halnya dengan itu, terkadang Tuhan harus menghancurkan beberapa mimpi kita untuk memberikan mimpi yang lebih indah dan berharga di mataNya.

#Jangan berusaha melihat dulu baru percaya, tetapi percayalah dulu kepada Tuhan, maka Anda akan melihat hal-hal besar dan ajaib terjadi dalam hidup Anda

#Iman membuat segala sesuatu menjadi nyata, pengharapan membuat kita dapat bertahan melewati apapun, dan kasih membuat segala sesuatu menjadi sempurna

#Jangan sembunyikan Kristus di balik kehebatan kita, tetapi biarkan kita yang bersembunyi di balik kehebatan Kristus

#Gereja bukan kumpulan orang-orang sempurna, melainkan orang berdosa yang belajar untuk menjadi sempurna

#Jika baik dan benar karakter seseorang, maka ia akan bertanding sesuai aturan. Baginya kalah atau menang bukanlah persoalan, tetapi patah semangat dan menyerah adalah kelemahan yang harus dikalahkan

#

#Apabila kita terus-menerus melepaskan pengampunan bagi orang yang selalu menyakiti kita, maka kita akan sampai pada kondisi di mana kita tidak lagi merasa terluka ketika disakiti

#Tetaplah tegar di masa-masa sukar sebab di masa-masa itu kekuatan karakter kita semakin diasah

#Terkadang hidup itu seperti yo-yo, tetapi tidak masalah naik turunnya, Anda akan selalu berakhir di tangan Allah Yang Mahakuasa!

#Sehebat apapun seseorang, dia tidak akan menghasilkan sesuatu yang berarti, jika dia tidak mempunyai kerendahan hati untuk bersatu hati melakukan hal yang benar dengan orang lain

#Pernahkah Anda mengasah pisau? Mengasihi itu seperti mengasah sebilah pisau, yang tidak dapat menjadi tajam hanya dengan sekali gesekan. Kasih Anda menjadi semakin tumpul atau semakin tajam, tergantung pada kesediaan dan kesetiaan Anda untuk mengasahnya

#Janganlah mencari Tuhan karena Anda membutuhkan jawaban, tetapi carilah Tuhan karena Anda tahu bahwa Dialah jawaban yang Anda butuhkan

#Jadilah anak muda yang bisa menguasai diri dalam segala hal, baik itu dalam hal pikiran, perkataan, tindakan, keinginan, emosi, maupun perasaan

#Hanya Tuhan yang tahu seberapa bernilaiNya Anda di mataNya dan Ia telah menjawab nilai Anda yang sesungguhnya dengan nyawaNya. Masihkah Anda mencari penilaian dari orang lain?

#Jika Anda tahu bahwa penyesalan selalu datang terlambat, maka jangan main-main lagi dengan hidup Anda. Jangan main-main dengan setiap perbuatan Anda, bahkan dengan perkataan Anda.

#Ketika Anda mau merendahkan hati, Anda akan perlahan melembutkan hati, pada akhirnya Anda memiliki hati yang indah yang dibentuk Tuhan, hati yang indah di mata Tuhan

#Saat rencana Anda tidak berhasil, jangan bersikap negatif, kesal, atau mengeluh. Siapa tahu Tuhan sedang melindungi Anda dari suatu kecelakaan.

#Anda tidak akan pernah menganggap pelayanan atau pengorbanan apapun sebagai suatu beban atau tekanan, melainkan suatu kesempatan, bahkan Anda menganggapnya sebagai suatu kehormatan, jika hati Anda memang sungguh-sungguh mau melayani Tuhan

#Bukan kapan kita datang atau kapan kita pergi atau berapa lama kita tinggal yang membuat hidup ini berarti, melainkan apa yang kita tinggalkanlah yang membuat hidup ini berarti

#Kasih bukanlah perasaan suka, melainkan komitmen untuk berkorban dan memberi
WebRep
currentVote
noRating
noWeight

Perbincangan Seorang Anak Dengan Tuhan








Sebuah perbincangan sederhana seorang anak bersama dengan Tuhan.
A (Anak) T(Tuhan)

A : Terima kasih Tuhan untuk kondisiku saat ini, baik untuk kesehatan jasmaniku secara pribadi maupun kesehatan rohaniku.

T : Itu pun karena engkau telah melakukan bagianmu anakKu,dan bagaimana dengan hari-harimu.

A : Menyenangkan Tuhan, karena Kau telah mengirimkan begitu banyak orang yang dapat menghiburku, menjawab setiap kebutuhanku, pokoknya aku merasa nyaman sekali dengan saat-saat ini.

T
: Baiklah, kemudian apa yang akan engkau lakukan?

A : Tetap melakukan bagianku dan menikmati masa-masa ini Tuhan.

T
: Maukah engkau melakukan hal yang sama, yang telah teman-temanmu lakukan terhadapmu, engkau perbuat juga terhadap orang lain.

A : Haruskah begitu Tuhan? Seperti saat ini sudah tepat kok Tuhan.. (mencoba melakukan negosiasi dengan Tuhan)

T
: Tidakkah engkau berpikir bahwa di luar sana masih banyak teman-temanmu yang membutuhkan perhatian seperti yang engkau dapatkan saat ini?

A : Mmmm.....(berpikir cukup dalam)... Ada sih Tuhan.. Beberapa..

T
: Tidakkah engkau pun merindukan mereka pun bisa merasakan KasihKu melalui hidupmu?

A : Tapi... (semakin berat untuk menjawab)

T
: Inilah waktumu untuk berlanjut ke tahap berikutnya menjadi dewasa secara rohani

A : Baiklah Tuhan (dengan berpikir tidak ada gunanya melawan Tuhan,hanya akan membuat lelah), jadilah sesuai KehendakMu

Pikirkan hal ini sejenak : "Jika engkau merasakan kondisimu dengan Tuhan baik, tetapi tidak dengan sesamamu, mungkin ada sesuatu yang salah di dalamnya". Karena hati Tuhan jika mungkin dapat dilihat isinya adalah berbicara tentang jiwa-jiwa. Dan ketahuilah Jika Tuhan membawamu ke suatu tahapan, Dia juga yang akan bersamamu untuk melaluinya.

SAKIT !!!

Bagaimana rasanya saat tangan kita tergores atau pun gigi kita tercabut secara paksa? Sakit bukan? Namun apakah rasa sakit itu akan kita rasakan seumur hidup? Bila seorang anak kecil mencabut giginya, maka rasa sakit itu pasti ada, lalu tumbuh gigi baru yang lebih kuat.
Tuhan mempunyai caranya sendiri untuk menjadikan kita lebih kuat. Kadang Tuhan mengijinkan berbagai macam masalah itu menerpa kehidupan kita untuk menjadikan kita lebih kuat.
Kadang Tuhan akan memangkas beberapa dari kehidupan kita yang tidak membawa kita kepada pertumbuhan. Banyak hal-hal yang terasa nikmat, maka tiba-tiba lenyap begitu saja.
Tuhan tahu apa yang terbaik bagi kita. Terlalu banyak berkat yang tidak pernah kita ketahui dari balik segala perkara yang menimpa kehidupan kita. Kita lebih banyak mengeluh daripada mengucap syukur.
Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
Yohanes 15:2
WebRep
currentVote
noRating
noWeight

Menikmati Hasil Pekerjaan


Baca:  Ulangan 28:1-14

"Tuhan akan memerintahkan berkat ke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu; Ia akan memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh Tuhan, Allahmu."  Ulangan 28:8

Apakah Saudara mencintai pekerjaan/profesi yang Saudara tekuni saat ini?  entah itu di dunia kerja konvensional atau mungkin sebagai fulltimer di ladang Tuhan.  Ada yang berkata,  "Aku sangat cocok dan menikmati pekerjaan ini."  Namun tidak sedikit orang yang mengeluhkan pekerjaannya dengan alasan jenuh, bosan tidak cocok, tertekan, frustasi tidak puas dan sebagainya sehingga mereka melakukan pekerjaannya dengan keterpaksaan dan setengah hati.  Pasti ada perbedaan hasil antara orang yang merasa cocok dengan pekerjaannya dan yang tidak cocok.

     Berada dalam pekerjaan yang tepat dan karir yang cocok adalah kunci keberhasilan seseorang karena ia pasti akan bekerja dengan giat, tidak hitung-hitungan dan sepenuh hati, sehingga yang dihasilkannya pun bisa optimal.  Sebaliknya banyak orang menyalahkan rekan kerja, lingkungan, pimpinan atau bahkan keluarga karena frustasi dengan pekerjaan yang mereka jalani.  Seharusnya pekerjaan yang kita geluti adalah sebagai sumber sukacita dan saluran bagi Tuhan untuk mencurahkan berkat-berkatNya.

     Oleh karena itu kita harus bisa menikmati  (mencintai)  pekerjaan kita dan melakukannya dengan penuh antusias sehingga kita pun dapat menikmati hasil pekerjaan tersebut, seperti tertullis:  "Mereka tidak akan mendirikan sesuatu, supaya orang lain mendiaminya, dan mereka tidak akan menanam sesuatu, supaya orang lain memakan buahnya; sebab umur umat-Ku akan sepanjang umur pohon, dan orang-orang pilihan-Ku akan menikmati pekerjaan tangan mereka."  (Yesaya 65:22).  Bahkan rasul Paulus menasihati:  "Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah."  (Kolose 3:23-24a).  Tuhan menyediakan berkatNya bagi orang-orang yang mau bekerja dengan baik dan dengan sekuat tenaga.

Jadi, hanya dengan mencintai pekerjaan kitalah kita akan mendapatkan sukacita dan berkat dari Tuhan!
WebRep
currentVote
noRating
noWeight